Makna Al FieNoe Dimata Publik

Agustus 9th, 2011

Datanglah dan We’ll welcome You to Padangsidimpuan

Posted by Sofie Noura Harahap in Fiksi

Cuacanya sejuk sedikit menghembus. Semakin menggoda dengan julukan yang masih melekat erat; kota salak. Juga mengundang selera bagi penikmat cita rasa makanan. Dan didukung oleh alam yang subur.

Berada di atas ketinggian 325 meter di atas permukaan laut. Jika hendak menuju kota ini perjalanan akan memakan waktu sekitar Waktu tempuh dari Medan sekitar 10 jam dengan perjalanan darat.

Konon, berdasarkan sejarah, pada sekitar tahun 1700-an Kota Padangsidimpuan yang kita kenal sekarang dulunya merupakan sebuah dusun kecil yang disebut dengan padang na dimpu, yang artinya suatu dataran tinggi yang ditumbuhi ilalang lebat. Lokasi dusun ini berlokasi di Kampung Bukit Kelurahan Wek II di pinggiran Sungai Sangkumpal Bonang sekarang.

Dikenal dengan julukan kota salak karena rasanya yang khas. Namun sebenarnya julukan kota salak merupakan bagian kecil untuk menunjukkan identitas daerah yang berada di bagian barat Provinsi Sumatera Utara ini.

Buah salak yang berasal dari Padangsidimpuan memang sudah cukup dikenal dengan rasanya yang manis, buahnya besar-besar dan bijinya yang kecil merupakan ciri khas tersendiri serta kebanggan bagi daerah beriklim tropis ini.

Namun jika dilihat berdasarkan potensi yang ada, Padangsidimpuan sebenarnya juga kaya dengan potensi buah-buahan lainnya.

Berdasarkan potensi komoditi buah-buahan yang ada, jumlah produksi salak bukanlah satu-satunya komoditi unggulan unggulan yang ada di daerah yang terkenal subur ini. Menurut survei yang dilakukan oleh Dinas Pertanian Kota Padangsidimpuan pada tahun 2004, buah salak hanya menduduki peringkat ke-6 setelah produksi unggulan lainnya seperti duku atau buah langsat, alpukat, manggis, mangga, durian dan jeruk.

Terlihat perbedaan kuantitas yang menyolok bila mana dilihat dari segi jumlah produksi. Pada tahun 2004, produksi buah duku mencapai angka produksi sebesar 60 ton disusul dengan alpukat 46 ton, manggis 45 ton, mangga 34 ton, durian 31 ton dan jeruk 15 ton. Sementara salak hanya mencapai angka produksi sebesar 12 ton.

Melihat sumber daya alamnya yang kaya, maka tak heran peranan sektor pertanian merupakan sektor unggulan kedua yang berkontribusi besar terhadap Produk Regional Domestik Bruto setelah perdagangan dan jasa hingga tahun 2006. Sebesar 60 persen perekonomian daerah masih bertumpu pada sektor pertanian.

Sektor inilah yang menjadi unggulan sekaligus mejadi penopang perekonomian masyarakat. Meskipun seiring dengan waktu, kota ini juga terus melakukan pembangunan kota secara fisik yang juga diharapkan mampu mendongkrak perekonomian rakyat. Jika melihat pembangunan yang dilaksankan saat ini, dalam waktu yang yang tidak singkat kota Padangsidimpuan telah menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Sesuai dengan visi dan misinya, kota ini tampaknya sedang getol mewujudkan kota Padangsidimpun menjadi pusat kota dagang dan jasa yang turut serta didukung dengan sektor-sektor yang memadai yakni pertanian tersebut. Misalnya, beberapa pembangunan yang sedang dilaksankan saat ini adalah pembagunan pusat perdagangan city walk yang diharapkan pada waktu mendatang dialokasikan menjadi pusat perdagangan dan perbelanjaan. Juga pembangunan pusat perbelanjaan modern (mall).

Pertanian padi masih mendominasi di sektor pertanian. Dari total luas wilayah 11.465,66 hektar, 2800 hektar di antaranya merupakan lahan produksi padi denga julah produksi sebesar 15.275 ton pada tahun 2004. Meskipun sebenarnya angka produksi ini mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya yang berdasarkan angka kebutuhan beras masyarakat jumlah produksi ini masih mampu mencukupi kebutuhan beras lokal. Pada tahun sebelumnya, yakni pada tahun 2003 terdapat luas lahan produksi seluas 3.759 dengan jumlah produksi sebesar 20.508 ton. Penurunan luas lahan produksi ini diakibatkan oleh peningkatan luas lahan pemukiman kota serta demi memenuhi pembangunan sarana infrastruktur perkotaan.

Komoditi pertanian lainnya adalah ubi kayu dengan jumlah produksi sebesar 1.393 pada tahun 2004. Sementara tanaman lainnya adalah sayur-mayur di mana tomat merupakan komoditi unggulannya dengan jumlah produksi sebesar 1.255 ton. Disusul oleh sawi 1.097 ton, ketimun 532 ton, cabai 59 ton kacang panjang 244 ton dan buncis 158 ton.

Sektor unggulan lainnya adalah perkebunan dimana komoditi karet masih menjadi menjadi unggulannya. Terdapat areal produksi seluas 1.495 hektar kebun karet dengan jumlah produksi sebesar 2.256 ton. Disusul dengan perkebunan kelapa sawit, kopi, kelapa, coklat, kulit manis dan pinang.

Hasil-hasil pertanian dari daerah yang terkumpul di daerah-daerah selanjutnya akan dikumpulkan di kota untuk kemudian dikirim ke daerah-daerah lain seperti Sibolga, Medan dan kota-kota lainnya selain untuk komsumsi lokal.

Makanan Khas

Selain itu, daerah berpenduduk 174.004 jiwa juga dikenal memiliki aneka makanan tradisional yang rasanya tidak pernah dilupakan oleh penduduk asli setempat baik penduduk asli yang bermukim di daerah lain.

Makanan itu tak lain adalah semaca, sajian tradisional yang menurut penduduk setempat disebut dengan nama ikan mas holat. Disajikan dengan bumbu khas ala tradisional. Rasa ikannya yang manis dibumbui dengan semacam kuah penyedap rasa yang dipadukan dengan asam. Sajian ini akan lebih bernuansa Padangsidimpuan karena juga disajikan dengan sambal asam dan pakkat yaitu pucuk rotan muda yang dibakar atau diasapi lalu dijadikan pelengkap sajian dengan nasi yang aromanya pun wangi dan mengundang selera.

Sajian masakan tradisional masakan tradisional Kota Padangsidimpuan ini dapat kita temukan kenikmatannya di sekitar pinggiran kota. Misalnya di daerah Siadabuan, sekitar 5 kilometer dari kota, yang terdapat di pinggiran jalan lintas dari Kota Medan menuju Padangsidimpuan dan Sumatera Barat. Selain itu juga terdapat di daerah Paranginan, sekitar 5,5 kilometer dari kota, terdapat di pinggiran jalan lintas menuju Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah. Tempat yang sama juga terdapat di daerah-daerah lainnya, yang rasanya nikmat.

Dengan memandang areal persawahan dengan hembusan angin, tentu penjelajahan menikmati makanan enak ini merupakan sebuah pengalaman yang begitu mengesankan.

 

 

Juni 4th, 2011

Pemberontak

Posted by Sofie Noura Harahap in Fiksi

Noe

kemana perginya jiwa pemberontak yg dulu ada …..
Imajinasi yg dulu liar menerobos  kepala baja tak bertuan
Kini seolah tak mampu tuk menggenggam sekepal pasir…
Musnah di sapu oleh sang angin….
Dulu…alam pikir masih mampu untuk menembus sel membran otak para kepala baja
Melumat habis pikiran hitam dari kepala baja tak bertuan….
Tapi kini… Pemberontak itu seolah tak berani menatap matahari
Dia rapuh tatapan mata sayu berwarna merah ….. bukankan merah itu berani???
saya rasa merah itu timbunan rasa duka yg tak mampu tuk dimuntahkan …..
Air mata yang membatu…..
Jiwa Pemberontak di dalam jiwaku……
Aku rindu suara lantangmu itu ……..

Al FieNoe Bukan siapa atau apa…. Tapi Hanya sekedar Manusia biasa!!

Mei 27th, 2011

Motivasi

Posted by Sofie Noura Harahap in Fiksi

KITA TIDAK BISA BELAJAR HANYA DENGAN MEMBUKA TELINGA,KITA JUGA HARUS MEMBUKA HATI KITA~BONG CHANDRA-SMT(SHORT MOTIVATION TWEET)

JIKA ANDA TENGAH DILEMA DIANTARA KEPUTUSAN KEPUTUSAN YANG ADA PASTIKAN ANDA BIMBANG DI TENGAH MEMILIH MANA YANG BAIK,SETLAH ITU PUTUSKAN.~MARIO TENGUH-”BIMBANG IS NOT MY STYLE”

manusia pada umumnya adalah makhluk hidup yang hidup dengan mengunakan logika dan perasaannya sebagai alat utama dalam menjalani kehidupan,dan hampir dalam setiap keputusan yang kita buat setiap harinya itu melibatkan logika dan perasaan dan seringkali dilema dalam memilih antara yang satu dengan yang lainnya tidak luput kita alami,dilema bukan hanya tanda bahwa anda bingung memilih,tetapi dilema juga tanda bahwa logika dan perasaan kita tidak berjalan bersamaan.

PERASAAN ADALAH SEBUAH INDIKATOR SENSITIF YANG TERDAPAT DALAM TUBUH KITA,FUNGSINYA SEDERHANA HANYA MEMBERITAHU ADA YANG SALAH DENGAN APA YANG KITA PIKIRKAN ITU SAJA~RICHARD CARLSON “DON’T SWEAT THE SMALL STUFF”

perasaan atau hasil akhir dari hati kita adalah sebuah indikator sensitif yang kita miliki didalam tubuh kita,bukan hanya untuk mendeteksi apa yang salah dan menyampaikan kepada kita dalam bentuk dilema,perasaan juga fakta asli dari apa yang selalu kita asup kedalam hati kita.

hati kita adalah organ kecil yang sederhana,tetapi memilki peran besar dalam diri kita.
hati berperan membentuk diri kita sesuai dengan apa yang kita selalu berikan kepadanya,secara rutin.
dan semua asupan itu dibentuk oleh logika kita sendiri atau cara pikir kita secara umumnya.

DALAM SEHARI PIKIRAN KITA MELAHIRKAN 60000 PIKIRAN SETIAP HARINYA~BONG CHANDRA “AUDIO SECRET OF MIND SET”

seperti yang kita ketahui bahwa dalam sehari pikiran kit menciptakan 60000 pikiran baru setiap harinya!!,pertanyaannya berapa persen pikiran positif yang kita bangun dan kita asup setiap harinya??
tahukah anda bahwa segala jenis perasaan yang kita rasakan,semua itu diciptakan oleh pikiran kita dan di respon atau diterima oleh hati,dan diwujudkan dalam bentuk perasaan ketika hati menilai bahwa asupan yang diberi bukan sesutau yang baik atau positif,hati kita cenderung dilema,sedih,atau bahkan marah.

jika kita adalah apa yang kita pikirkan maka,mulai tanyakan kepada diri anda, apa yang selalu saya asup kepada hati saya??
jika hati anda adalah penentu kecil akan menjadi seperti apa anda,maka mulailah asup dengan hal yang baik,hati yang baik selalu membawa hal yang baik setiap harinya,hati yang buruk selalu melihat hal yang buruk setiap harinya.

KITA HANYA MELIHAT APA YANG INGIN KITA LIHAT~THE DECISION IS YOURS -JOHN C MAXWEELL

mulai lah bangun hati anda dengan sesuatu yang baik setiap harinya,suburkan taman hati kita dengan pikiran baik setiap saatnya,ingatlah bahwa.

KITA ADALAH APA YANG KITA PIKIRKAN-BUDDHA GAUTAMA

pada akhir kata ane cuma mau share aja gan,semoga thread awal ane ini ngebantu agan agan sekalian dalam memulai hari,tidak ada maksud menggurui atau apapun.

hanya sekedar mengingatkan apa yang kita lupakan

Mei 27th, 2011

Halo dunia!

Posted by Sofie Noura Harahap in Uncategorized

Selamat Datang di Sidimpuan Community. Silakan Hapus atau edit tulisan ini, dan mulailah menulis blog anda.

  • Monthly

  • Meta

    • Subscribe to RSS feed
    • The latest comments to all posts in RSS
    • Subscribe to Atom feed
    • Powered by WordPress; state-of-the-art semantic personal publishing platform.
    • Firefox - Rediscover the web